Program Double Track di SMA Al Munawwariyyah merupakan inovasi pendidikan yang menggabungkan kurikulum SMA dengan pelatihan vokasi (kejuruan). Khusus untuk bidang Food Technology (Teknologi Pangan), program ini dirancang agar santri tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga terampil dalam mengolah hasil pangan secara profesional.
Berikut adalah deskripsi mendalam mengenai program tersebut:
1. Fokus Utama Program
Program ini menitikberatkan pada penguasaan teknik pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan produk siap jual. Tujuannya adalah mencetak lulusan yang mandiri dan memiliki jiwa entrepreneurship (kewirausahaan) di bidang kuliner.
2. Materi Pembelajaran & Skill yang Dipelajari
Para siswa dibekali dengan pengetahuan teknis dan praktis, di antaranya:
- Teknik Pengolahan Pangan: Belajar teknik memasak, baking (roti dan kue), serta pembuatan makanan tradisional dan modern.
- Keamanan Pangan (Food Safety): Memahami standar sanitasi, kebersihan alat, dan cara mengolah makanan agar tetap sehat dan higienis.
- Inovasi Produk: Bereksperimen menciptakan menu baru atau memodifikasi bahan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.
- Packaging & Branding: Teknik pengemasan yang menarik serta cara membangun merek produk sendiri.
3. Fasilitas dan Praktik
Pembelajaran tidak hanya teori di dalam kelas, tetapi didominasi oleh praktik langsung di laboratorium tata boga atau dapur produksi yang memadai.
- Simulasi Bisnis: Siswa diajarkan cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan memasarkan produk mereka di lingkungan sekolah maupun melalui platform digital.
- Sertifikasi: Biasanya, program Double Track bekerja sama dengan instansi terkait (Kartika Roti dan perudahan penyedia) untuk memberikan sertifikat keahlian bagi siswa yang lulus ujian kompetensi.
4. Keunggulan Bagi Santri
- Double Benefit: Mendapatkan ijazah SMA untuk lanjut kuliah, sekaligus sertifikat kompetensi untuk bekerja atau berwirausaha.
- Kemandirian Ekonomi: Membekali santri dengan “life skill” agar bisa membuka usaha kuliner selepas lulus dari pesantren.
- Penerapan Nilai Halal: Sebagai sekolah berbasis pesantren, aspek kehalalan dalam teknologi pangan menjadi poin utama yang ditekankan.
Prospek Lulusan
Lulusan Double Track Food Technology SMA Al Munawwariyyah diharapkan mampu:
- Menjadi pengusaha muda di bidang Food & Beverage.
- Bekerja di industri katering atau bakeri profesional.
- Melanjutkan kuliah di jurusan Teknologi Pangan, Gizi, atau Pariwisata dengan bekal praktik yang kuat.
Catatan: Program ini sangat relevan bagi santri yang ingin memiliki keahlian praktis tanpa meninggalkan kewajiban menuntut ilmu agama dan pengetahuan umum.
| Komponen | Penjelasan |
| Nama Produk | SMA Al-Muna Food ‘WOW” (Contoh: Roti “WOW” & Makanan Kreativ Kesehatan). |
| Target Pasar | Santri, wali santri, guru, staf sekolah, hingga masyarakat sekitar melalui media sosial. |
| Keunggulan (USP) | Halal Tayyiban, tanpa pengawet buatan, dan diolah dengan standar kesehatan masuk pada penelitian Gizi oleh Politeknik Kesehatan Putra Indonesia Malang (Poltekkes PIM). dan mempunyai bahan alami khusus termasuk pengembang melalui penelitian komposisi bahan |
| Alur Produksi | Pengadaan bahan baku lokal –> Pengolahan di Lab Foodtechnology –> Pengemasan (Vacuum) –> Distribusi. |

